Pakai Bisikan Misterius, Cara Ustaz Herry 'Jampi-jampi' 12 Korban hingga Ada yang Melahirkan Terkuak


Kasus asusila yang dilakukan HW salah seorang guru pesantren di Bandung, Jawa Barat mencuat belakangan ini.

Kasus ini dilaporkan pada Juni 2021 itu membuat kondisi korban terguncang.

Melihat kondisi ini Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya meminta supaya masyarakat dan media membantu melindungi korban.

Menurut dia, para korban sedang pemulihan psikis.

Mereka juga sudah nyaman karena mulai bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan mendapat perlindungan dari keluarga dan saudaranya.

Diketahui, Herry Wirawan merupakan guru pesantren yang memperkosa 21 santriwati di tempatnya mengajar bahkan sampai menggunakan anak hasil hubungan gelapnya untuk meminta sumbangan.

Polisi kini berusaha menyelidiki lebih dalam terkait kasus mengerikan yang terjadi di Bandung ini.

Menurut korban, pelaku biasanya membisiki telinganya, seperti melakukan hipnotis saat hendak melaksanakan niat kejinya.

“Ada bisikan ke telinga korban dari pelaku setiap mau melakukan itu," ujar Yudi.

Akibatnya, para korban yang awalnya menolak, jadi mengikuti kemauan pelaku.

Yudi menyebut, pelaku biasanya membisikkan sesuatu dekat dengan telinga korban.


Sebelumnya, seorang ayah santriwati yang menjadi korban asusila guru pesantren tak bisa menahan tangisnya, saat sang anak pulang dari mondok membawa bayi berumur 4 bulan.

Hari itu baginya terasa kiamat, anak yang ia percayakan di pesantren untuk menuntut ilmu malah menjadi korban bejat sang guru.

Bahkan sang anak telah melahirkan bayi hasil perbuatan tak senonoh sang guru.

"Rasanya bagi mereka mungkin dunia ini kiamat, ada seorang bapak yang disodorkan anak usia 4 bulan oleh anaknya, enggak, semuanya nangis," kenang Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut, Diah Kurniasari Gunawan, Jumat (10/12/2021) dikutip dari Kompas.com

Kondisi yang sama, menurut Diah juga terjadi di kantor P2TP2A Garut saat para orangtua yang tidak tahu anaknya menjadi korban pencabulan guru ngajinya diberi tahu kasus yang menimpa anaknya sebelum akhirnya mereka dipertemukan pertama kali di kantor P2TP2A Bandung sebelum dibawa ke P2TP2A Garut.

Menurut dia, orangtua begitu berat menerima kenyataan anak-anak mereka menjadi korban.

Selain itu, mereka bingung membayangkan masa depan anak-anaknya.

Sebab lingkungan tempat mereka tinggal dikhawatirkan tidak meneri kehadiran mereka.

"Di kecamatan ini (lingkungan rumah korban), saya sampai datang beberapa kali nengok yang lahiran, ngurus sekolahnya, ketemu tokoh masyarakatnya," katanya.

Kasus ini kata dia sangat menguras emosi banyak pihak.

Sumber: Sripoku

Posting Komentar untuk "Pakai Bisikan Misterius, Cara Ustaz Herry 'Jampi-jampi' 12 Korban hingga Ada yang Melahirkan Terkuak"