BNPT Nilai Khilafatul Muslimin Mudah Berafiliasi ISIS

Konvoi motor membawa atribut Khilafatul Muslimin di Brebes, Jawa Tengah, dan Cawang, Jakarta Timur, menuai sorotan. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut kelompok Khilafatul Muslimin mudah berafiliasi dengan kelompok teror seperti ISIS.

"Selain itu, gerakan Khilafatul Muslimin mudah berafiliasi dengan jaringan kelompok teror seperti ISIS," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen R Ahmad Nurwakhid kepada wartawan, Selasa (31/5/2022).

Dia mengatakan Khilafatul Muslimin sempat digolongkan oleh peneliti terorisme asal Singapura sebagai kelompok yang telah berbaiat pada ISIS. Hal itu disebut terjadi pada 2015.

"Pada masa kejayaan ISIS pada tahun 2015, Rohan Gunaratna, peneliti terorisme dari Singapura, menggolongkan Khilafatul Muslimin telah berbaiat kepada ISIS," tuturnya.

Dia mengatakan BNPT telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda untuk mewaspadai Khilafatul Muslimin. Dia menyebut hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran terorisme.

"BNPT diamanatkan sebagai leading sector untuk melakukan koordinasi pencegahan terhadap paham yang dapat mendorong terorisme. Terkait Khilafatul Muslimin BNPT telah mengkoordinasikan pemerintah daerah, Forkopimda di seluruh wilayah NKRI untuk mewaspadai gerakan ini karena bertentangan dengan falsafah bangsa dan berpotensi melahirkan gerakan terorisme," ujarnya.

Konvoi Khilafatul Muslimin

Video konvoi puluhan motor membawa atribut berupa poster hingga bendera bertulisan 'Khilafatul Muslimin' viral. Konvoi itu disebut terjadi di Cawang, Jakarta Timur, Minggu (29/5) pukul 09.14 WIB. Terlihat para pemotor itu melintas bergerombol dengan memakai seragam dengan warna dominan hijau.

Para pemotor itu tampak membawa bendera berbahasa Arab berukuran besar. Sejumlah poster berisi pesan terkait khilafah pun turut dibawa peserta konvoi.

"Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah," demikian tulisan di salah satu poster yang dibawa pemotor.

"Jadilah Pelopor Penegak Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah," bunyi poster lainnya.

Polisi kemudian buka suara. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menyebut tindakan konvoi berbendera khilafah tidak dibenarkan di Indonesia.

"Terkait dengan adanya video yang di media sosial, terkait adanya patroli (konvoi) kendaraan bermotor membawa tulisan 'Khilafah', tentu hal ini tidak dibenarkan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/5).

Zulpan mengatakan kegiatan itu tidak dibenarkan secara aturan di Indonesia. Pasalnya, Indonesia tidak menganut sistem khilafah dalam bernegara.

"Hal ini tidak sesuai dengan ketentuan peraturan dan juga apa yang menjadi ketentuan di dalam perundang-undangan kita bahwa bangsa Indonesia ini bukan berdasarkan khilafah. Jadi Polda Metro Jaya tentunya akan mendalami video tersebut," katanya. [detik.com]

Posting Komentar untuk "BNPT Nilai Khilafatul Muslimin Mudah Berafiliasi ISIS"